Aimas, sorongkab.go.id- Sebanyak 10 cluster Gowa positif Covid-19. Mereka adalah anggota jamaah tablig, yang mengikuti ijtimak ulama di Gowa, Sulawesi Selatan belum lama ini, sehingga dengan adanya kasus ini Bupati Sorong akan pertimbangkan karantina wilayah.

Sehubungan dengan hal tersebut, Bupati Sorong Johny Kamuru melakukan rapat bersama dengan Tim Satgas Covid-19 di Posko utama kilometer 24 Aimas, Selasa (28/4-2020).

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Sorong Mohammad Said Noer mengatakan bahwa terkait hasil test swab, yang dikirimkan Tim Satgas Covid-19 daerah ini terdapat 10 orang yang positif terjangkit Covid-19.

“Jadi, dari hasil uji 30 sampel yang dikirimkan dari Satgas pekan  kemarin (21/4), ada 10 orang yang terpapar Covid-19.

10 Orang tersebut masing masing satu orang berasal dari Distrik Aimas, 4 orang dari Mariat, 3 orang dari Salawati dan 2 orang dari Distrik Moisigin,” ungkap Said Noer.

Sementara itu, Bupati Sorong dalam arahannya menyampaikan bahwa Tim Satgas Covid-19 harus segera memantau dan melakukan pemeriksaan terhadap keluarga dari 10 orang yang terserang virus corona tersebut.

Sebagai langkah untuk menanggapi adanya pasien Covid-19 di Kabupaten Sorong, pemerintah akan melakukan rapat dengan Forkopimda untuk mempertimbangkan opsi pembatasan atau menutup jalur keluar masuk Kebupaten Sorong.

Oleh sebab itu, Bupati Sorong mengimbau kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam menjalankan social distancing serta  selalu menjalani pola hidup bersih dan sehat.

Pada kesempatan yang sama,  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Lidya Kurniawan menyampaikan bahwa 10 orang pasien positif Covid-19 yang dikarantina di daerah ini dalam kondisi fit dan bugar.

Selain itu, mereka juga selalu dipantau dan diberikan asupan makanan bergizi dan vitamin untuk menjaga kondisi mereka agar tetap prima.(Humas/yet/kk/2020)