Sorong, InfoPublik – Bupati Sorong Dr.Johny Kamuru, SH, M.Si diwakili Asisten II Setda Chris J. Tupamahu, S.Kom, M.Si, mengatakan, aplikasi berbasis elektronik (E-Planning)  menjadi salah satu pedoman dalam menjalankan tugas pelayanan pemerintahan dan pembangunan.

Hal ini seiring dengan  tuntutan di era globalisasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini untuk mendukung aktivitas tugas pelayanan maupun  kebutuhan lainnya.

Dengan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah,  maka diperlukan adanya integrasi antara perencanaan dan  penganggaran  akan dijadikan pedoman pemerintahan melalui suatu sistem  aplikasi yang berbasis elektronik sesuai dengan tuntutan zaman.

Demikian sambutan Bupati Sorong Dr.Johny Kamuru, SH, M.Si diwakili Asisten II Setda Chris J. Tupamahu, S.Kom, M.Si, saat membuka kegiatan Bimtek perencanaan berbasis elektronik (E-Planning), yang berlangsung di Hoel M Kyriad Kota Sorong, Rabu (31/7/2019).

Perencanaan secara elektronik atau (E-Planning) merupakan suatu sistem perencanaan yang digunakan pemerintah dalam merencanakan kegiatan pembangunan.

Tentunya berpedoman pada dokumen Rencana  Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) maupun Renstra (rencana strategi) dan Renja (rencana kerja).

Dengan adanya alat bantu E-Planning,  Bappeda dapat menghasilkan sistem dan apalikasi tersebut juga mampu menjadikan analisa yang sangat informatif bagi para pemangku kepentingan, ujar Chris mengutip sambutan Bupati Sorong.

Pada kesempatan itu, ia juga  menyampaikan apresiasi kepada Bapperlitbang  Kabupaten Sorong dan juga BPKP Papua Barat atas kerja sama dalam kegiatan ini.

Konsistensi antara perencanaan dan penganggaran merupakan kebutuhan mutlak dalam penganggaran pemerintah daerah. Untuk itu bimbingan teknis ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dalam mewujudkan integrasi Simda perencanaan dan penganggaran.

Serta dalam memahami tugas dan fungsi untuk menjabarkan visi serta misi Pemerintah Kabupaten Sorong,  yang termuat di dalam RPJMD 2017-2022.

“Dengan kegiatan yang diprakarsai oleh Bapperlitbang  ini adalah satu komitmen yang kuat untuk kita ke depan bukan jalan sendiri-sendiri,  tapi kita jalan secara bersama untuk memajukan Kabupaten Sorong yang kita cintai, ” katanya.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana Dr. Markus Karath, S.IP, M.Si menambahkan,  bahwa kegiatan Bimtek ini akan dilaksanakan selama 3 hari (31 Juli- 2 Agustus), dengan narasumber dari BPKP RI Perwakilan Papua Barat.

Sementara pesertanya terdiri dari  para pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah) dan  Sekretaris dari masing-masing OPD serta  Kasubag Perencanaan bersama tenaga ahlinya. (Humas/MC Kab. Sorong/rim/toeb)