Sorong, InfoPublik – Bupati Sorong Dr. Johny Kamuru menyerahkan 16 mobil dinas kepada sejumlah pejabat eselon II dan III di lingkungan kerjanya.

Mobil dinas yang diserahkan sebanyak itu  untuk menunjang kegiatan operasional dinas sebagai komitmen kami dari hasil koordinasi dengan sejumlah pejabat dan para  pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jelas Bupati Kamuru, Senin (2/9/2019)  di Aimas.

“Langkah ini merupakan komitmen saya selaku bupati kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah untuk menertibkan semua aset yang ada di Kabupaten Sorong,”ujarnya.

Bahkan terkait masalah aset ini memang  sudah ditindaklanjuti oleh pihak pencegahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat kita rapat bersama di Aimas.

Dengan pernyataan begitu tegas dari komisi antirasuah itu  sehingga dapat mempermudah untuk menarik sejumlah aset berupa kendaraan dinas. Kalau tidak  demikian, jelasnya kita akan mengalami kesulitan dalam menarik sejumlah kendaraan tersebut, jelas Bupati Sorong.

Sejumlah kendaraan baik untuk mobil jabatan maupun operasional itu diperoleh dari pejabat yang memiliki kendaraan dinas lebih dari satu. Dan mereka (pejabat)  kembalikannya itu juga dengan baik termasuk pejabat yang telah pensiun.

Selain itu, juga sebagai penghematan dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) yang ada. Mengingat beberapa tahun terakhir ini juga Dana Alokasi  Khusus kita terus mengalami stagnan, sebut Kamuru.

Dengan adanya mobil jabatan dan operasional ini diharapkan dapat membantu berbagai tugas para pejabat,mungkin juga selama ini ada yang belum memiliki kendaraan dinas, sehingga sedikit ada kendala dalam tugasnya.

“Jadi, meski mobil ini rata-ratanya bekas tapi bisa kita fungsikan seoptimal mungkin sesuai peruntukkannya,” harapnya.

Pada kesempatan terpisah, Kabid Aset, BPKAD Lazarus Osok menuturkan, dari 16 mobil itu memiliki umur kendaraan bervariasi. Ada yang masih 3 tahun hingga 6 tahun. Dan kondisi fisik secara umum sangat layak untuk digunakan. (MC Kab. Sorong/rim/eyv)