Sorong, InfoPublik – Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Sorong memasuki tahun ketiga, untuk itu diharapkan bisa berjalan lebih maksimal,  sehingga dapat mendorong pemanfaatan dana desa yang lebih berorientasi ikut mendorong untuk menigkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bursa inovasi desa juga merupakan arena untuk mendapatkan ide dalam bentuk video maupun foto yang dijadikan referensi dan memanfaatkan dana desa di tahun 2020, dimana untuk PID tahun 2019 terdapat 79 menu bursa dari e-bidang,  yakni infrastruktur, kewirausahaan/ekonomi, dan pembangunan Sumber Daya Manusia.

Demikian sambutan Bupati Sorong diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Reinhard Simamora, saat membuka kegiatan bursa inovasi desa, yang berlangsung di Aimas, Rabu (24/07-2019).

Seperti yang disebutkan pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, desa memiliki dua kewenangan khusus, yaitu kewenangan berdasarkan hak asal usul,  dan kewenangan lokal berskala desa.

“Untuk mendukung desa dalam pelaksanaan kedua kewenangan tersebut pemerintah telah mengucurkan dana desa dan Alokasi Dana Desa sejak 2015,” ujar Reinhard mengutip sambutan Bupati Sorong.

Dengan adanya kucuran dana ke kampung-kampung, diharapkan kampung berkemampuan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat secara efektif, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada kampung tersebut.

Dia mengatakan, program inovasi desa merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kampung, melalui peningkatan kapasitas kampung dan mengembangkan rencana pelaksanaan pembangunan untuk tahun 2019.

“Program inovasi desa melingkupi tiga komponen,  yakni pengelolaan pengetahuan inovasi desa, kegiatan pendokumentasian, penyebarluasan dan pertukaran fakta pembangunan serta pemberdayaan masyarakat yang inovatif,” jelas dia.

Tujuannya untuk memberikan inspirasi kepada desa, penyedia peningkatan kapasitas teknis desa agar wilayah tersebut mendapatkan jasa layanan teknis yang berkualitas dari lembaga profesional dalam mewujudkan komitmen replikasi atau adopsi inovasi, mengembangkan sumber daya manusia dimaksudkan agar desa memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan. (MC Kab. Sorong/lh/rim)