Sorong, InfoPublik – Kegiatan Jum’at bersih (kerja bakti) pada setiap pekan menjadi Protap (program tetap), sesui dengan instruksi atau imbauan Bupati Sorong kepada semua jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah kerjanya

Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominstaper) Kabupaten Sorong dipercayakan sebagai koordinator dan membawahi beberapa OPD untuk kebersihan di sekitar kawasan depan Kantor Distrik Aimas,  arah jalur jalan lama menuju kilometer 22 rumah sakit hingga  air pancur Tugu Merah.

Di sela-sela kesibukan, Kadis Kominstaper Marthen Nebore mengatakan, sebenarnya dengan adanya kegiatan kerja bakti ini bagaimana peran serta masyarakat dalam berpartisipasi terhadap kebersihan lingkungannya, ujarnya kepada awak media ini, Jum’at (9/8/2019).

“Menurutnya,  masalah penanganan sampah bukan saja kita di Kabupaten Sorong,tapi ini menjadi perhatian secara global di belahan dunia manapun akan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai unsur utama dalam bidang  kebersihan dan sanitasi lingkungan,” ucap Nebore.

Kalau kita berbicara sampah tentu ada jenisnya, baik sampah kering maupun basah bagaimana kita bisa menanganinya secara baik, sehingga lingkungan di sekitar kita tetap bersih.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Bekti Giri Wahyuni menambahkan, penanganan masalah sampah itu akan menjadi kewajiban kita sebagai warga yang baik.

Namun, perlu adanya perhatian terutama bagi warga maupun pemilik rumah makan, kios (warung)  dan lain sebagainya harus peduli terhadap lingkungannya agar bagaimana tetap bersih.

“Yang paling penting untuk bisa mengakomodir semua ini tentu perlu ada semacam surat atau imbaun dari kepala daerah agar semua warga untuk selalu peduli dengan kebersihan lingkungannya masing-masing,” beber Wahyun, yang turut mendampingi ke 6 stafnya pada kegiatan tersebut.

Secara terpisah, salah seorang staf Dinas Perikanan, yang enggan menyebutkan identitasnya mengatakan,  seharusnya dengan adanya kerja bakti ini setidaknya pihak Pemkab Sorong menyiapkan trek sampah.

Dengan adanya trek sampah akan lebih mempermudah untuk segera direlokasikan sampah-sampah tersebut ke Tempat Pembuangan Akhir, cetusnya.

Dari hasil pantauan awak media  karena cuaca hari ini kurang bersahabat, sehingga nampak yang melaksanakan kerja bakti hanya beberapa OPD saja.

Seperti di jalur jalan kilometer 24 dan sekitarnya kebersihan di kawasan itu dari pegawai sekretariat daerah,  dan beberapa pegawai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Terus ke arah  lewat air pancur Tugu Merah memasuki jalan baru  menuju gedung Aimas Convention Centre  (ACC) tak terlihat ada aktivitas kerja bakti.

Melewati gedung ACC setelah SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) terlihat aktivitas kerja bakti dari pegawai Dinas Perhubungan saja.

Karena cuaca yang tidak menentu,  sehingga OPD yang telah mendapat lokasi kerjanya tidak bisa ikut berpartisipasi. Mungkin hal ini bisa kita maklumi, ucap sumber tersebut. (MC Kab. Sorong/rim/eyv)