Sorong, InfoPublik – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat, melalui Divisi sumber daya manusia (SDM) dan partisipasi masyarakat menyelenggarakan simulasi pencoblosan yang benar dalam rangka menyukseskan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sukses. Kegiatan tersebut berlangsung di alun-alun Aimas, Sabtu (6/4/2019).

Divisi SDM dan Parmas KPU Papua Barat Kristin Rumkabu mengatakan, tinggal berapa hari lagi pesta demokrasi ajang 5 tahunan akan berlangsung. Pihaknya berharap masyarakat pemilih memastikan sudah terdaftar dalam  daftar pemilih tetap (DPT) pada masing-masing wilayah domisili.

“Jika masyarakat yang hadir ini sudah terdaftar di dalam DPT masing-masing akan dikasih undangan pemberitahuan harus berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pencoblosan dimulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIT. Apabila pada pelaksanaannya nanti terjadi ulur waktu, maka akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah.

“Jadi intinya waktu pelaksanaan dijadwal berakhir jam 13.00 waktu setempat, dan apabila masih ada warga pemilih  akan disesuaikan dengan situasi yang ada,” tandasnya.

Lebih lanjut menurutnya, jika tidak terdaftar dalam DPT, akan didaftarkan dalam daftar pemilih khusus. “Jadi kalau belum terdaftar jangan khawatir karena ada petugas yang akan melayani,” katanya.

Bagi yang memiliki KTP akan dilayani mulai pukul 12.00 sampai 02.00. “Mereka ini akan dilayani sepanjang tersedia surat suara di TPS itu. Jadi kalau tidak tersedia lagi surat suara itu nanti dirujuk ke TPS terdekat sepanjang ada di dalam lingkungan kelurahan itu,” ungkapnya.

Pihaknya selaku penyelenggara menyiapkan seluruh perlengkapan untuk mengetahui tata cara coblos, dan akan disampaikan ketika pemilih masuk ke dalam TPS dengan menunjukkan C6. Kemudian akan diberikan surat suara langsung ke bilik suara untuk mencoblos para calon sesuai hati nurani. (MC Kab. Sorong/obed lapon/rim) Infopublik