Aimas, sorongkab.go.id – Pemerintah Kabupaten Sorong terus berupaya dengan mengambil berbagai langkah kongkrit, sala satunya lebih fokus untuk karantinakan bagi keluarga PDP positif Covid-19.

Bupati Johny Kamuru bersama Forkopimda melakukan rapat pembahasan terkait rencana karantina wilayah di Kabupaten Sorong, Rabu (29/4-2020).

Namun, dari hasil rapat memutuskan, karantina wilayah belum perlu dilakukan, tapi karantina hanya difokuskan pada keluarga PDP positif.

Hal ini dianggap dapat meminimalisir penyebaran pandemi di wilayah Kabupaten Sorong.

“Pemkab akan mengkarantinakan dan memberikan bantuan Sembako pada keluarga PDP positif serta memenuhi kebutuhan keseharian mereka sampai benar – benar pulih,”ujar Bupati Sorong.

Kapolres Sorong AKB, Robertus A. Pariangan membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, karantina wilayah akan mengganggu pendapatan ekonomi keluarga yang berpenghasilan tidak tetap.

Dan yang dikhawatirkan lagi akan menimbulkan tindak kriminal di antara masyarakat, katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sorong memerintahkan untuk segera melakukan pengadaan alat Swab berapapun biayanya.

“Dengan memiliki alat itu sendiri, kita akan cepat mengetahui orang dengan terindikasi Covid-19, tanpa menunggu pengiriman sampel yang harus bolak – balik Makassar seperti yang selama ini dilakukan,”sebutnya.

Rapat turut dihadiri, Wakil Bupati Suka Harjono, Dandim 1802 Sorong Letkol Inf. Budiman, Ketua DPRD Habel Yadanfle, Plt. Sekda Ari Wijayanti, Inspektur, Kadis Kesehatan, Ketua Satgas, Direktur RSUD, dan Kabag Humas Setda Kabupaten Sorong.(Humas/dni/kk/2020)