Sorong, InfoPublik – Pemkab Sorong meluncurkan Kartu Identitas Anak (KIA), merupakan program terbaru pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri, yang telah digagas sejak 2016 dan akan diberlakukan secara serentak pada 2019.

Peluncuran KIA dan sekaligus mensosialisasikan kebijakan administrasi kependudukan dilakukan oleh Wakil Bupati Suka Harjono, Rabu (7/08-2019) di Gedung Serba Guna  Disdukcapil setempat.

Diharapkan bagi para orangtua dan juga seluruh masyarakat Kabupaten Sorong turut memberikan pemahaman untuk pembuatan KIA agar dapat memaksimalkan manfaat dari program tersebut,  baik di tingkat distrik,  kelurahan.

“Bahkan hingga ke berbagai kampung (desa), karena kartu dimaksud wajib dimiliki oleh setiap anak di Republik Indonesia,” ujarnya.

“Wakil Bupati optimis,  karena data penduduk yang berlaku secara elektronik sudah sangat membantu dalam penginputan data untuk  menerbitkan KIA,”lanjutnya.

“Ia menegaskan, KIA harus bisa diterbitkan agar suatu ketika ada pengurusan administrasi apapun kartu ini menjadi satu legalisasi daripada identitas anak kita,”ujarnya.

Tujuannya, untuk meningkatkan pendataan dan perlindungan atas hak dan pelayanan publik. Selain itu,  juga bertujuan memberikan hak konstitusional bagi anak sebagai warga Negara Indonesia. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  Olden Makpal menambahkan.

Kabupaten Sorong sendiri ditargetkan akan menerbitkan 39.271 kartu sedang blangko yang tersedia masih sebanyak 7.000 lembar.

Turut hadir dalam acara tersebut para Kadistrik dan lurah se-Kabupaten Sorong. (Humas/MC Kab. Sorong/mm/dkny/rim/eyv)