Aimas, sorongkab.go.id – Pencegahan kekerasan terhadap anak menjadi tanggung jawab bersama. Terutama baik dari internal keluarga, pemerintah melalui instansi teknis terkait, dengan cara terus memberikan sosialisasi agar perlu adanya  pemahaman kepada  orangtua akan pentingnya hal ini, dengan  terus memantau setiap perkembangan anak, sejak usia dini hingga tumbuh menjadi dewasa.

Ketua panitia pelaksana sosialisasi  pencegahan kekerasan  terhadap anak Frida Flora Giflem, Kamis (10/12-2020) di Aimas, mengemukakan, bahwa dasar penyelenggaraan kegiatan, yakni Peraturan Daerah Kabupaten Sorong Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sorong, Peraturan Daerah Kabupaten Sorong Nomor 65 Tahun 2018  tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sorong Tahun Anggaran 2019.

Berikutnya, Peraturan Presiden RI Nomor 18 Tahun 2014  tentang Perlindungan  dan Pemberdayaan Perempuan  dan Dalam Konfliks Sosial, Paraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Nomor 1 Tahun 2010 tentang  Standar Pelayanan Minimal  Bidang Pelayanan Terpadu Bagi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Korban kekerasan. Dan Keputusan Bupati Sorong Nomor 463/ C 2010  /VIII/2020 Tanggal  15 Juli 2020 tentang Panitia Pelaksana Kegiatan Pencegahan Kekerasan dan Perlindungan Anak.

 Maksud dan tujuan dari kegiatan sosialisasi ini lanjut Frida  dimana hampir setiap hari kita bisa mengetahui dari berbagai sumber berita tentang kekerasan terhadap anak, tak kekerasan hanya secara fisik saja. namun dengan peristiwa tersebut membuat kita sangat prihatin, sehingga melalui kegiatan ini memberi pemahaman bagi setiap orangtua agar bisa menghindari terjadinya kekerasan kepada anak-anaknya.

“Tujuan kegiatan sosialisasi ini untuk mengurangi tindak kekerasan terhadap anak dan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kepada kita tentang bahayanya tindak kekerasan, yang terjadi di lingkungan keluarga  dan masyarakat. Sehingga kita  diharapan kasus tindak kekerasan tersebut bisa dicegah, jelas Frida,  keseharian menjabat sebagai Kepala Bidang Pemenuhan dan Perlindungan Anak, Dinas P2KBP3A Kabupaten Sorong.

 Kegiatan yang berlangsung sehari dengan dukungan dana bersumber dari Otonomi Khusus Papua tahun anggaran 2020, menutup sambutan singkatnya. (kk/2020)