Aimas, sorongkab.go.id – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Sorong menggelar kegiatan penguatan kapasitas  PPN  (pengelola program nasional) menekankan isu stunting, berlangsung di Aimas, Kamis (9/7-2020).

Bupati Sorong,  Johny Kamuru,  diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Adri Timban menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Kiranya,  dengan adanya penguatan kapasitas pengelola program nasional, terutama yang menekankan isu stunting ini dapat memberikan dampak positif bagi penurunan angka stunting di Kabupaten Sorong, demi mewujudkan visi pemerintah daerah,  yaitu maju bersama rakyat cerdas, sehat dan sejahtera di tahun 2022.

Selain itu, dalam memerangi stunting di daerah ini,  saya memberikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Sorong,  yang telah memberikan kontribusi dalam upaya melalui pelatihan kader Posyandu.

Kegiatan lainnya seperti  pelatihan pengelola makanan tambahan bagi bayi dan balita.

Diharapkan pihak lain dapat bersinergi dengan instansi pemerintah, terkait dalam program pencegahan dan penanggulangan stunting Kabupaten Sorong, jelas Adri mengutip sambutan bupati.

Sementara itu, Kepala Bidang KB Elis Windesy menyampaikan yang menjadi program prioritas utama adalah pencegahan stunting melalui pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan.

Sasarannya adalah keluarga yang memiliki bayi yang berusia di bawah dua tahun maupun  penyiapan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja dan penguatan yang ditujukkan bagi para lansia.

Diharapkannya,  dengan kegiatan ini dapat mencegah stunting terhadap bayi dan balita di Kabupaten Sorong.

Kegiatan ini juga menghadirkan materi tentang perkembangan stunting di Kabupaten Sorong oleh Mustika Ahmad Mato dari Dinas Kesehatan. Materi tentang kehamilan sehat yang disampaikan oleh Demetrius Gomer Tindi,  serta materi peran TP -PKK dalam mencegah stunting oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Sorong. (Bag. Prokopim/yet/kk/2020)