Aimas, sorongkab.go.id– Pelaksana tugas Kepala Satuan Polisi Pamong  Praja Kabupaten Sorong Reinhard Simamora mengatakan, dengan adanya kegiatan pelatihan pengembangan kompetensi ‘Papeda Manis’ (menegakan Perda Humanis), diharapkan  ada perubahan signifikan pada anggota Satpol-PP itu sendiri, ujarnya kepada awak media, Kamis (11/6-2020) di kilometer 24 Aimas.

Menurut Reinhard, memang sebelumnya anggota Satpol-PP ini belum memiliki kompetensi yang humanis.

Sehingga dengan adanya pelatihan pengembangan kompetensi ini,  diharapkan mereka akan memiliki pengetahuan melalui berbagai langkah pendekatan kepada masyarakat dalam penegakan Perda (Peraturan daerah). Salah satunya dapat meningkatkan pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat,jelasnya.

Bahkan kami juga melihat narasumber (instruktur) yang memberikan pelatihan ini  merupakan mereka yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing.

Narasumber ada dosen dari  Universitas Muhammadiyah Sorong, Polres Sorong, TNI, tokoh wanita.

Pada kegiatan kali ini kita libatkan juga dari tokoh wanita sebagai salah satu narasumber agar  bagaimana-pun di lapangan kita hadapi mama-mama, baik yang di pasar maupun berjualan di   kaki lima, aku Reinhard.

“Kita libatkan narasumber dari tokoh wanita, dengan harapan saat bertugas di lapangan anggota kita telah memiliki pengetahuan bagaimana bisa mengatasi berbagai kendala yang akan terjadi,” sebutnya.

Selain itu, kita tetap mempertimbangkan budaya kearifan lokal, sehingga kita juga libatkan Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Sorong.

Kemudian kita juga melibatkan salah satu perwakilan pedagang, juga tokoh agama. Dengan harapan, apa yang diminta masyarakat, terkait dengan tugas dan pelayanan dari Satpol PP dalam penegakan Perda itu seperti apa.

Jadi, menurut hemat saya pelatihan Satpol-PP yang humanis selama dua hari saja belum cukup.

Apalagi kita bicara pelatihan yang representatip, seyogianya waktu yang dibutuhkan  sekitar 14 hari. Kalau meang kita mau benahi Satpol-PP dengan baik.

“Karena ini lokus bentuk karakter mental para anggota, dengan adanya pelatihan dua hari ini juga sangat berarti, dan  bentuk kegiatan berikutnya akan diluncurkan pada 16 Juni yang akan datang oleh  Wakil Bupati Sorong,” tambah Reihanrd, yang juga keseharinnya  masih menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan. (kk/2020)