Aimas, sorongkab.go.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sebagai mitra kerja pemerintah maupun organisasi sosial kemasyarakatan lainnya, yang berfungsi sebagai fasilisator, perencana, pelaksana, dan pengendali  pada masing-masing tingkat pemerintah.

Demikian sambutan Bupati Sorong Johny Kamuru, yang dibacakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Maklon Wally, saat membuka kegiatan pembinaan dan pemberdayaan kelompok PPK kampung di daerah ini, yang berlangsung di Hotel Vega Kota Sorong, Rabu (27/11-2019).

Gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga adalah gerakan nasional dalam membangun masyarakat yang tumbuh dari bawah yang pengelolaannya dari, oleh, dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.

Untuk terlaksananya program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, termasuk didalamnya sebagai mitra kerja pemerintah dalam bidang administrasi kependudukan yang memiliki 10 program pokok yang berpedoman pada rencana induk PKK serta strategi gerakan PKK.

Seperti yang disebutkan pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dimana telah menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Desa diberikan kewenangan dan sumber dana yang memadai agar dapat mengelola potensi yang dimilikinya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Amanat Undang – Undang Desa tersebut dan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019, dimana  menyebutkan bahwa pembangunan berkelanjutan diartikan sebagai pembangunan yang menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, pembangunan yang menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, pembangunan yang menjaga kualitas lingkungan hidup masyarakat yang didukung oleh tata kelola yang menjaga pelaksanaan pembangunan yang akan meningkatkan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Kegiatan ini dilaksanakan dari 27-29 November 2019, dan diikuti oleh Tim Penggerak PKK dari dua distrik sebanyak 2 orang, yaitu Distrik Morait dan Distrik Salemkay, dan Tim penggerak PKK Kampung sebanyak 96 orang, dengan jumlah keseluruhan peserta sebanyak 98 orang.

Hadir dalam kegiatan ini, yakni narasumber dari  Direktorat Jenderal Pemerintahan Desa, Kemendagri, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sorong, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sorong Ny Linda Kamuru, para peserta PKK tingkat distrik serta tamu undangan.(kk/2019)