Aimas, sorongkab.go.id – Wakil Bupati Sorong Suka Harjono, kembali melepas satu orang tanpa gejala (OTG) berinisial AS, warga Distrik Salawati, yang merupakan anggota ijtimak ulama cluster Gowa, Sulsel, dimana pasien tersebut, berdasarkan hasil laporan swab kedua dan ketiga dari   Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar, dinyatakan negatif.

Wabup Suka Harjono dalam arahannya memberi apresiasi dan terima kasih kepada Tim Satgas Covid-19 di wilayah kerjanya, yang melakukan tugas penanganan dengan cepat, baik ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan)  dan OTG (orang tanpa gejala).

“Ini membuktikan berbagai langkah tugas penanganan yang dilakukan  Tim Satgas kita dalam upaya menangani warga kita untuk terselamatkan dari wabah Covid-19,” aku Suka Harjono.

Kepada sejumlah  pasien yang  masih mendapat perawatan (yang sedang dikarantina), Wabup Sorong kembali mengimbau agar selalu sabar, sambil menunggu hasil yang dikeluarkan Balai Besar Laboratorium  Kesehatan Makassar.

Apabila setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19 akan kita pulangkan ke pihak keluarganya.

Tentu kepulangan pasien akan diantarkan langsung oleh Tim Satgas, dan setelah tiba di rumahnya,  yang jelas tim kita akan memberi edukasi kepada warga masyarakat setempat, dengan harapan pasien yang bersangkutan bisa diterima oleh semua warga yang ada di sekitar lingkungannya.

“Bahkan jangan sampai ada warga yang tidak menerima atau dikucilkan yang bersangkutan bersama keluarga hingga membuat keluarganya tidak bisa belanja, dan hal seperti ini tidak perlu terjadi,”tegas Wabup Sorong kembali mengingatkan.

Sementara itu, Ketua Tim Satgas Covid-9 Kabupaten Sorong Mohammad Said Noer mengemukakan, seseorang yang dinyatakan sembuh apabila telah menjalani swab dua kali secara  berturut-turut, dan hasilnya dinyatakan negatif.

Dengan dilepaskan satu pasien tersebut, maka jumlah cluster Gowa yang dinyatakan OTG totalnya menjadi  3 orang, dimana setelah 15 Mei lalu, ada 2 OTG hasilnya dinyatakan negatif,  dan kembali berkumpul bersama pihak keluarganya.

Pada kesempatan yang sama,  setelah melepas satu pasien tersebut, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sorong kembali  menjemput 3 pasien yang dinyatakan positif untuk melakukan karantina di gedung Dharma Wanita Kabupaten Sorong.

Ketiga pasien yang masuk di karantina sore ini merupakan jamaah ijtimak ulama cluster Magetan, Provinsi Jawa Timur juga  berasal dari daerah ini.

Setelah swab ketiga ini, kami dari Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sorong melakukan trecking juga kepada beberapa warga yang dinyatakan positif Covid-19, sehingga pihaknya menjemput untuk segera dikarantina bersama pasien lama di gedung Dharma Wanita setempat.

Total jumlah pasien terkonfirmasi yang dinyatakan positif untuk di wilayah Kabupaten Sorong hingga sore hari ini menjadi 34 orang penderita.

Demikian dijelaskan, Ketua Tim Satgas Covid-19 Mohammad Said Noer kepada sejumlah awak media yang meliput kegiatan tersebut,  saat setelah Wabup Sorong melepaskan satu pasien,  berlangsung di kawasan kompleks perkantoran kilometer  24 Aimas, Jum’at (22/5-2020).

Pasien berinisial AS, yang sore ini kembali dipulangkan ke pihak keluarga pada awal swab dinyatakan positif.

Namun, seiring berjalannya waktu sesuai dengan mekanisme yang ada setelah melakukan swab kedua dan ketiga, berdasarkan laporan dari  Balai Besar Laboratorium  Kesehatan Makassar, yang bersangkutan dinyatakan negatif, ujarnya menambahkan. (kk/2020)